Bisimillahirrahmanirrahim.
Kata muhrim sering kita pakai. "Eh awas... nanti whudhu'mu batal... jangan dekat-dekat... bukan muhrim". Muhrim yang dimaksud disini, adalah orang yang haram dinikahi.
Kata yang dekat dengan kata muhrim banyak. Antara lain: kata haram, muharram, mahrum, mahram, dsb.
Haram dan Halal
Haram, ???? adalah lawan dari Halal ????. Sudah tidak kita perlukan penafsiran apa-apa lagi kan. Haram artinya sesuatu yang dilarang. Halal artinya sesuatu yang dibolehkan.
Dari mana asalnya kata Haram? Perhatikan kata haram dalam bahasa Indonesia itu dalam bahasa Arabnya ???? . Ada 4 huruf kan. HA RO ALIF dan MIM. Nah sebuah kata bahasa Arab umumnya terdiri dari 3 huruf asli (yaitu huruf hijaiyah selain YA, WAW, dan ALIF).
Kalau begitu kata ???? - yang 4 huruf itu, karena ada ALIF, maka huruf aslinya hanya 3, yaitu HA RO dan MIM. Jadilah dia: ???.
Nah yang jadi soal gimana mbacanya? Dia bisa kita baca harama, haruma, harima. Ada 3 kemungkinan. Lho... kan bisa juga kita baca hurima, hurimi, dsb? Ya Anda benar. Akan tetapi yang umum jadi entri pertama di kamus adalah AWAL dan AKHIR fathah. Dengan demikian tengahnya bisa fathah, kasroh, atau dhommah. So hanya 3 kemungkinan.
Okeh... sekarang kita lihat lagi. Kata ??? , jika mendapat alif sebelum huruf terakhir, maka biasanya kata itu menunjukkan sifat, dan cara bacanya tertentu. Jadi kata ???? , walau tidak ada harokatnya, dibaca haraam. Yaitu sesuatu yg sifatnya haram.
Sama halnya dengan ????? walau tidak ada harokatnya kita baca rahmaan. Tidak bisa dibaca ruhmaan, atau rihmaan.
Sekarang balik lagi ke kata ???. Bagaimana cara membacanya, diantara 3 kemungkinan? Hanya ada 1 cara, yaitu lihat kamus... (hik.. only that??? lah iya laaa...)
Di kamus ditulis:
??? ???? ???? - haruma yahrumu hurman : haram, terlarang.
Berarti kita bacanya haruma (kata kerja).
Simple kan? Insya Allah ya...
Oke, dari KKL haruma itu, banyak kata yang terbentuk setelahnya, seperti:
???? - harrama : mengharamkan (KKT-2)
???? - ahrama : berihram (KKT-1)
TAHRIIM dan MUHRIM
Kata ahrama - berihram. Orang yang melakukan ihram disebut ???? - muhrim (isim fa'il). Sama halnya dengan ???? - aslama : berIslam, maka orang yang Islam disebut ???? - muslim.
Jadi kalau begitu kata MUHRIM lebih tepat diartikan orang yang berihram (sedang melaksanakan ibadah haji).
Sedangkan kata ???? - mahram, adalah orang yang haram dinikahi.
Dalam AQ sesuatu yang dilarang disebut dengan mahruum ????? .
Kata tahrim artinya pengharaman. Kata ini adalah kata masdhar dari harrama. Tashrifnya adalah: harrama yuharrimu tahriim.
Muharram
Muharram ???? adalah nama bulan. Secara letterleijk, muharram adalah isim maf'ul (objek) dari kata harrama. Jadi kalau harrama mengharamkan, muharrim adalah sesuatu yang mengharamkan, sedangkan muharram artinya sesuatu yang diharamkan. Dari kacamata sejarah bulan muharram adalah bulan dimana berperang dibulan tsb diharamkan.
Kembali lagi ke konteks muhrim dan mahram. Kalau yang dimaksud orang yang tidak boleh dinikahi maka disebut mahram, bukan muhrim. Karena muhrim adalah orang yang berihram. Di Indonesia dan Malaysia (kalo tidak salah), sering dijumpai perkataan muhrim, tapi maksudnya mahram.
Allahu a'lam.