Breaking News

  • Excel
  • KOMUNIKASI
  • B. Arab

Rabu, 20 Juli 2016

Training MS Excel

By on 21.03
Rekan-rekan,
Dalam rangka mengakomodasi kebutuhan belajar anggota komunitas Belajar-Excel, kali ini kita adakan program TRAINING yang akan dibimbing langsung oleh "suhu" kita Mr. Kid.
Seperti rekan-rekan ketahui dan mengalami, belajar secara jarak jauh melalui milis terasa cukup lambat dan menghambat kita. Oleh karena itu, ambil kesempatan ini untuk bertemu langsung dengan suhu Belajar-Excel, dan ikuti pelatihan yang telah "diramu" agar anda segera meningkat dalam sehari pelatihan!

Klik menu "Training" (di atas) untuk menyimak informasi program training. Klik banner (di sebelah kanan) untuk melihat informasi event Training. Klik materi training untuk melihat syllabusnya.

Semoga manfaat ya!

Senin, 08 Februari 2016

Penggunaan Present Perfect Tense Dalam Bahasa Inggris

By on 05.24
Rumus untuk Present Perfect Tense adalah:


Subject + (has/have) + verb3+ object + modifier

Contoh:

  1. Farmers in Magelang have grown rice crops since 1970. (Petani-petani di Magelang telah menanam padi sejak tahun 1970).
  2. Transpiration has started to increase since three hours ago. (Transpirasi telah mulai meningkat sejak tiga jam yang lalu).

HAS VERB3 digunakan jika subjectnya singular, yaitu jika subjectnya adalah he, she, it dan noun yang dapat digantikan dengan subject pronoun he, she atau it. Sebaliknya, HAVE VERB3 digunakan jika subjectnya plural, yaitu jika subjectnya adalah I, you, they, we, dan noun yang dapat digantikan dengan subject pronoun I, you, they, atau we.


Penggunaan Present Perfect Tense Dalam Bahasa Inggris

 

Pada dasarnya, penggunaan Present Perfect Tense dapat dikelompokkan dalam 3 kategori, yaitu:

1. Untuk menyatakan bahwa kejadian/aktivitas sudah terjadi/dilakukan pada waktu yang tidak spesifik (unspecified/indefinite time) di masa lampau.

Contoh:

  1. John has traveled around the world.  (John telah bertamasya ke seluruh dunia).
  2. She has read the entire book. (Dia telah membaca buku itu secara keseluruhan).
  3. I have eaten. (Saya telah makan).
  4. Someone has stolen my book.  (Seseorang telah mencuri buku saya).
  5. They have gone.  (Mereka telah pergi).
Note: Pada contoh di atas, kita tidak tahu kapan John bertamasya ke seluruh dunia, kapan dia membaca buku, kapan saya makan, kapan seseorang mencuri buku saya, kapan mereka pergi. Yang menjadi penekanan adalah kejadian/aktivitas tersebut telah terjadi/dilakukan.

2. Untuk menyatakan kekerapan (berapa kali) kejadian/aktivitas terjadi/dilakukan pada waktu yang tidak spesifik (unspecified/indefinite time) di masa lampau.

Contoh:

  1. I have seen the Titanic three times. (Saya telah nonton Titanic tiga kali).
  2. She has fallen in love ten times. (Dia telah jatuh cinta 10 kali).
  3. They have failed the exam twice. (Mereka telah gagal ujian 2 kali).
  4. My car has broken down five times. (Mobil saya telah mogok 5 kali minggu ini).
  5. Our dean has punished that very rebellious student three times. (Dekan kita telah menghukum mahasiswa yang sangat membangkang itu 3 kali).
Note: Pada contoh di atas, kita tidak tahu kapan saya nonton Titanic, kapan dia jatuh cinta, kapan mereka gagal ujian, kapan mobil saya rusak, kapan dekan menghukum mahasiswa pembangkang itu. Yang menjadi penekanan adalah berapa kali kejadian/aktivitas tersebut telah terjadi/dilakukan dari dulu samapi NOW; apakah once (sekali), twice/two times (dua kali), trice/three times (tiga kali), ten times (sepuluh kali), dan seterusnya.

3. Untuk menyatakan bahwa kejadian/aktivitas terus terjadi/dilakukan mulai dari waktu tertentu di masa lampau sampai sekarang (now).
 
Contoh:

  1. I have lived in this house for nine years. (Saya telah tinggal di rumah ini selama  9 tahun). Artinya, sejak 9 tahun yang lalu sampai sekarang, saya telah tinggal di runah ini.
  2. We have studied English since a month ago. (Kita telah belajar bahasa Inggris sejak 1 bulan yang lalu). Artinya, sejak sebulan yang lalu hingga sekarang, kita telah belajar bahasa inggris.
  3. He has married her for nineteen years. (Dia telah mengawininya selama 19 tahun).
  4. Mr. Johnson has worked in the same place since 1980. (Pak  Johnson telah bekerja di tempat yang sama sejak tahun 1980).
  5. She has waited for her boyfriend for an hour. (Dia telah menunggu pacarnya selama satu jam).

Semua kejadian/aktivitas pada kelima contoh di atas masih berlangsung sampai saat diungkapkan (now). Kejadian/aktivitas seperti ini juga dapat dinyatakan dengan tanpa merubah makna kalimat.

 

Penggunaan For dan Since

Khusus untuk penggunaan present perfect tense yang ketiga ini, waktu kejadian/aktivitas yang dilakukan oleh subject dinyatakan dengan menggunakan for dan since. For (berarti selama) diikuti oleh durasi atau lamanya waktu kejadian. Misalnya: for thirty years (selama 30 tahun), for ten minutes (selama 10 menit), for a week (selama seminggu), etc. Sedangkan, since (berarti sejak) diikuti oleh kapan kejadian/aktivitas itu dimulai. Misalnya: since 1985 (sejak tahun 1985), since January (sejak bulan Januari), since 2 o�clock (sejak jam 2), etc.

Perhatikan kelima contoh di atas. Jika for diganti dengan since, atau sebaliknya, maka kalimat di atas menjadi:


  1. I have lived in this house since 2000. (Saya telah tinggal di rumah ini sejak  tahun 2000).
  2. We have studied English for a month. (Kita telah belajar bahasa Inggris selama 1 bulan).
  3. He has married her since 1990. (Dia telah mengawininya sejak tahun 1990).
  4. Mr. Johnson has worked in the same place for twenty-nine years. (Pak  Johnson telah bekerja di tempat yang sama selama 29 tahun).
  5. She has waited for her boyfriend since an hour ago. (Dia telah menunggu pacarnya sejak sejam yang lalu).

 

Negative Form

rumus


Subject + (has/have) + not + verb3+ object + modifier

Note: (has not) dapat disingkat menjadi hasn�t, sedangkan (have not) dapat disingkat menjadi haven�t.

Contoh:

  1. John has not traveled around the world.  (John belum bertamasya ke seluruh dunia).
  2. She has not read the entire book. (Dia belum membaca buku itu secara keseluruhan).
  3. I have not eaten. (Saya belum makan).
  4. Someone has not stolen my book. (Seseorang belum mencuri buku saya).
  5. They have not gone.  (Mereka belum pergi).
  6. I have not seen the Titanic three times. (Saya belum nonton Titanic tiga kali).
  7. She has not fallen in love ten times. (Dia belum jatuh cinta 10 kali).
  8. They have not passed the exam two times. (Mereka belum lulus ujian 2 kali).
  9. My car has not broken down five times. (Mobil saya belum mogok 5 kali).
  10. Our dean has not punished that very rebellious student three times. (Dekan kita belum menghukum mahasiswa yang sangat membangkang itu 3 kali).
  11. I have not lived in this house for nine years. (Saya belum tinggal di rumah ini selama 9 tahun).
  12. We have not studied English for a month. (Kita belum belajar bahasa Inggris selama sebulan).
  13. He has not married her for nineteen years. (Dia belum mengawininya selama 19tahun).
  14. Mr. Johnson has not worked in the same place for twenty-nine years. (Mr Johnson belum bekerja di tempat yang sama selama 29 tahun).
  15. She has not waited for her boyfriend for an hour. (Dia belum menunggu pacarnya selama satu jam).

 

Penggunaan Present Perfect Tense Dalam Bahasa Inggris Yes/No Questions


Yes/No Questions untuk Present Perfect Tense adalah sebagai berikut:


(Has/have) + subject + verb3+ object + modifier?

Contoh:

  1. Has John traveled around the world?  (Apakah John telah bertamasya ke seluruh dunia?).
  2. Has she read the entire book? (Apakah dia telah membaca buku itu secara keseluruhan?).
  3. Have you eaten? (Apakah kamu telah makan?).
  4. Has someone stolen your book?  (Apakah seseorang telah mencuri buku kamu?).
  5. Have they gone?  (Apakah mereka telah pergi?).
  6. Have you seen the Titanic three times? (Apakah kamu telah nonton film Titanic tiga kali?).
  7. Has she fallen in love ten times? (Apakah dia telah jatuh cinta 10 kali?).
  8. Have they failed the exam twice? (Apakah mereka telah gagal ujian 2 kali?).
  9. Has your car broken down five times? (Apakah mobil kamu telah mogok 5 kali?).
  10. Has our dean punished that very rebellious student three times? (Apakah dekan kita telah menghukum mahasiswa yang sangat membangkang itu 3 kali?).
  11. Have you lived in this house for nine years? (Apakah kamu telah tinggal di rumah ini selama  9 tahun?).
  12. Have we studied English for a month? (Apakah kita telah belajar bahasa Inggris selama 1 bulan?).
  13. Has he married her for nineteen years? (Apakah dia telah mengawininya selama 19 tahun?).
  14. Has Mr. Johnson worked in the same place since 1980? (Apakah pak  Johnson telah bekerja di tempat yang sama sejak tahun 1980?).
  15. Has she waited for her boyfriend for an hour? (Apakah dia telah menunggu pacarnya selama satu jam?).

Penggunaan already dan yet

a. Adverb already digunakan untuk mempertegas pernyatakan bahwa sesuatu telah atau belum terjadi pada waktu yang tidak spesifik (unspecified time) di masa lampau. Already (telah/sudah) digunakan pada kalimat positif, sedangkan yet (belum) digunakan pada kalimat negatif dan kalimat tanya.

Already biasanya diletakkan di antara auxiliary (has/have) dan verb3, tetapi bisa juga diletakkan diakhir kalimat tanpa merubah arti kalimat, seperti terlihat dalam formula berikut:.


Subject + (has/have) + already + verb3+ object + modifier

Atau


Subject + (has/have) + Verb3+ object + modifier + already

Contoh:

  1. John has already traveled around the world.  Atau, John has traveled around the world already.
  2. She has already read the entire book. Atau, She has read the entire book already.
  3. I have already eaten. Atau, I have eaten already.
  4. Someone has already stolen my book. Atau, Someone has stolen my book already.
  5. They have already gone. Atau, They have gone already.
  6. I have already seen the Titanic three times. Atau, I have seen the Titanic three times already.
  7. She has already fallen in love ten times. Atau, She has fallen in love ten times already.
  8. They have already failed the exam twice. Atau, They have failed the exam twice already.
  9. My car has already broken down five times. Atau, My car has broken down five times already.
  10. Our dean has already punished that very rebellious student three times. Atau, Our dean has punished that very rebellious student three times already.
b. Adverb yet digunakan pada negative form (kalimat negative) dan interogative form (kalimat tanya), yang biasanya ditempatkan di akhir kalimat, seperti pada formula berikut ini:


Subject + (has/have) +  not + verb3+ object + modifier + yet

Selain itu, yet juga bisa juga ditempatkan di tengah kalimat (yaitu setelah  has/have) dengan formula sebagai berikut:


Subject + (has/have) + yet + (to + Verb1) + object + modifier

Note: verb3 berubah menjadi infinitive (to + verb1). Dan, walaupun tidak ada not, kalimat ini bermakna negatif (maknanya sama dengan jika yet ditempatkan di akhir kalimat).

Contoh:

  1. John has not traveled around the world yet. Atau, John has yet to travel around the world.
  2. She has not read the entire book yet. Atau, She has yet to read the entire book.
  3. I have not eaten yet. Atau, I have yet to eat.
  4. Someone has not stolen my book yet. Atau, Someone has yet to steal my book
  5. They haven�t gone yet. Atau, They have yet to go.
  6. I have not seen the Titanic three times yet. Atau, I have yet to see the Titanic three times.
  7. She hasn�t fallen in love ten times yet. Atau, She has yet to fall in love ten times.
  8. They haven�t passed the exam twice yet. Atau, They have yet to pass the exam twice.
  9. My car hasn�t broken down five times yet. Atau, My car has yet to break down five times.
  10. Our dean hasn�t punished that very rebellious student three times yet. Atau, Our dean has yet to punish that very rebellious student three times.
Dalam kalimat tanya, yet umumnya ditempatkan diakhir kalimat.

Contoh:

  1. Has John traveled around the world yet?
  2. Has she read the entire book yet?
  3. Have you eaten yet?
  4. Has someone found your book yet?
  5. Have they gone yet?  etc.

source : http://persiapantest.blogspot.co.id/2013/01/penggunaan-present-perfect-tense-dalam.html

Minggu, 30 Agustus 2015

PARTS OF SPEECH - BELAJAR BAHASA INGGRIS ONLINE

By on 02.42
BELAJAR BAHASA INGGRIS ONLINE 
PARTS OF SPEECH

Mempelajari bahasa Inggris "PARTS OF SPEECH" merupakan peta secara keseluruhan atau gambar keseluruhan tentang bahasa Inggris. PARTS OF SPEECH adalah jenis-jenis kata dasar yang ada didalam bahasa Inggris. Sebuah kalimat mengandung jenis-jenis kata yang membentuk kalimat yang kita tulis atau ucapkan. Sehingga PARTS OF SPEECH dapat membedakan jenis-jenis kata yang membentuk suatu kalimat. 

PARTS OF SPEECH terdiri dari
1. Nouns (Kata benda)  
2. Verb (Kata kerja) 
3. Pronoun (Kata Ganti Orang)
4. Adjective (Kata sifat)
5. Adverb (Kata keterangan)
6.
7.
8.

1. Nouns (Kata benda) adalah kata yang memberi nama. Noun memberi nama seperti 
(a) A person (orang) Ex: Jono, Slamet
(b) A place (tempat) Ex: Jakarta, Solo
(c) A thing (benda) Ex: Book
(d) An idea (gagasan) Ex: Happines, wisdom
 Kinds of Nouns :
- Common Nouns : Boy, Girl
- Proper Nouns : Jono, Slamet
- Singular Nouns : Boy, Girl
- Plural Nouns : Boys, Girls
- Singgular possessive : Boy's, Girl's
- Plural Possessive : Boys', Girls'
2. Verb (Kata kerja) adalah sebuah kata yang mengekpresikan action (tindakan) / membantu untuk membuat pernyataan (linking verb). Linking verb fungsinya bukan sebagai kata kerja tetapi membantu membuat kalimat sehingga bisa disebut kata kerja. Contoh linking verb "be" + verb, be dalam bentuk present (is, am, are) dalam bentuk past (was, were) perect (been). Selain itu contoh lainnya taste, feel, sound, look, appear, become, seem, grow, remain, stay. Linking verb berungsi sebagai predikat. Prinsip dalam bahasa Inggris "Every sentence must have a verb" yang artinya setiap kalimat harus mempunyai verb. 
Jenis-jenis kata kerja 
(a) action verb : mengekpresikan mental atau phisikal action.
     ex: He rode horse to victory
(b) linking verb : membuat pernyataan dengan menghubungakan subject dengan kata yang menghubungkannya.
     ex: He has been sick

3. Pronoun (Kata Ganti) adalah kata yang digunakan untuk mengantikan satu atau lebih kata benda. Jenis-jenis pronoun: 

(a) Personal pronoun : 

NumberPersonCase
SubjectiveObjectivePossessive
Singular1stImemine
2ndyouyouyours
3rdshe, he, ither, him, ithers, his, its
Plural1stweusours
2ndyouyouyours
3rdtheythemtheirs
(b) idefinite pronoun (kata ganti tidak jelas) : anybody, each, either, none, someone, one, etc
(c) demonstrative pronoun (menunjukkan) : this, that, these, those
(d) interrogative pronoun (kata ganti dalam bentuk kata tanya) : who, whom, whose, which. what


4. Adjective (Kata sifat) adalah menjelaskan sebuah benda (noun) atau kata ganti (pronoun).
ex: Did you lose address book? address adalah adjective yang mengubah buku. "Which book did you lose?" buku yang mana yang hilang sehingga adjective memberi atribut pada buku. 

5. Adverb (Kata keterangan) memodify or describes a verb, an adjective, or another adverb.  (menjelaskan atau memodivikasi kata kerja, kata sifat atau kata kerja yang lain.
ex :
He ran quickly. Dia berlari dengan cepat. Quickly (Adverb) menjelaskan bagaimana dia berlari (verb)
She left yesterday. Dia pergi kemarin. Yesterday (Adverb) menjelaskan kapan dia pergi (verb)
We went there. Kita pergi kesana. Kesana (Adverb) menjelaskan kemana dia pergi (verb).
It was too hot. Ini terlalu panas. Terlalu (Adverb) menjelaskan panas (Adjective)






MOHON MAA ARTIKEL AKAN KAMI UPDATE MINGGU DEPAN
MOHON BERSABAR
TERIMAKASIH
GOD BLESS US

Minggu, 23 Agustus 2015

CARA MENGOPERASIKAN MESIN CNC MILLING

By on 13.56
Prinsip Dasar CNC Milling Machine     
   Mesin perkakas CNC adalah mesin perkakas yang dalam pengoperasian adalah proses penyayatan benda kerja oleh pahat dibantu dengan kontrol numerik komputer atau CNC (Computer
Numerical Control). ). Untuk menggerakkan pahat pada mesin perkakas CNC disepakati menggunakan sistem koordinat. Sistem koordinat pada mesin CNC milling adalah sistem koordinat dengan tiga sumbu/axis yaitu sumbu X , Y dan sumbu Z. Sumbu X didefinisikan sebagi sumbu yang bergerak horizontal, Sumbu Y didefinisikan sebagai sumbu yang bergerak melintang, dan sumbu Z didefinisikan sebagai sumbu yang bergerak vertikal.

        Milling process adalah sebuah proses permesinan dimana alat potong atau cutting tool berputar pada spindle nya dan benda kerja bergerak kearah memanjang dan melintang sejauh pemotongan yang di inginkan.


Panel Kontrol CNC Milling Machine
Pada prinsip nya kontrol panel pada setiap merk mesin CNC Milling memiliki kesamaan fungsi dan kegunaan, hanya saja perbedaan biasanya berada pada jenis tombol yang di pakai dan ada pula beberapa fungsi tombol yang fungsi dan kegunaannya merupakan gabungan dari beberapa tombol pada panel lain. Dikarenakan fungsi dan kegunaan dari setiap tombol dalam kontrol panel memiliki kesamaan sehingga Dalam penjelasan panduan ini akan mengacu pada penggunaan mesin CNC Milling Merk Tongtai (Topper-TMV-720A) dengan control FANUC. Berikut gambar kontrol panel mesin CNC Milling merk Tongtai :




Fungsi dari masing-masing tombol pada panel


EMERGENCY STOP : Untuk menghentikan semua sistem operasi pada mesin.


EDIT : Digunakan untuk memperbaiki atau membuat program baru atau untuk input dan output dari external device
MEMORY : Pilihan untuk menjalankan eksekusi dari program yang telah di buat ( AUTO MODE)
MDI : Pilihan mode untuk mode MDI ( Manual Data Input )
HANDLE : Digunakan untuk mengatur pergerakan sumbu/axis secara manual menggunakan handle
JOG : Digunkan untuk mengatur pergerakan sumbu/axis secara manual, kecepatan pergerakan diatur menggunakan �Feedrate Override�. Dan pergerakan sumbu/axis diatur menggunakan switch axis select dan tombol

RPD : Digunkan untuk mengatur pergerakan sumbu/axis secara manual, kecepatan pergerakan diatur menggunakan �Rapid Override�. Dan pergerakan sumbu/axis diatur menggunakan switch axis select dan tombol

ZRN : Digunakan untuk mengembalikan sumbu/axis ke sumbu awal mesin atau titik 0 pada mesin.

Regulation : Digunakan untuk mengurangi atau menambah kecepatan putaran spindle secara manual


Coolant Key : Digunakan untuk mengidupkan coolan secara manula ataupun otomatis


Feedrate Override : Digunakan untuk mengubah kecepatan pemakanan antara 0-150% dari kecepatan atau feeding yang diatur ddidalam program pada saat mesin dalam mode otomatis atau MDI dan mengatur kecepatan pergerakan sumbu/axis yang di lakukan secara manual pada saat mesin dalam mode JOG


Spindle Speed : Digunakan untuk mengubah rpm dari spindle mesin antara 50-120 %.


Digunakan untuk mengatur kecepatan pergerakan pemakanan �G0� yang diatur di dalam program.
1% : Kecepatan pemakanan 1% dari kecepatan yang diatur pada program atau mesin
5% : Kecepatan pemakanan 5% dari kecepatan yang diatur pada program atau mesin
25/50% : Kecepatan pemakanan 25/50% dari kecepatan yang diatur pada program atau mesin
100% : Kecepatan pemakanan 100% dari kecepatan yang diatur pada program atau mesin




Program Protect : Digunakan untuk mengizinkan atau tidak mengizinkan program dirubah


Lamp Indikator : Digunakan sebagai penunjukan dari kegiatan/aaktivitas yang telah di lakukan. Jika melakuakan Point zero retrun maka lampu indikator X, Y, Z akan meyala. Jika mengaktifkan coolan secara manual ataupun otomatis maka lampu inidkator akan menyala dan Jika Spindle Clam telah terkunci maka lampu indikator akan menyala.


Block Delete : Tombol ini berfungsi untuk melompati atau tidak mengeksekusi program yang di dalamnya terdapat � / � . Jika tombol ini diaktifkan atau di tekan maka mesin tidak akan mengeksekusi program yang terdapat tanda /.


DNC : Digunakan jika program manufaktur yang akan digunakan terlalu besar, dan jika tombol ini di aktifkan maka program dapat dibuat melalui PC dan di transfern ke CNC yang di sambungkan menggunakan kabel RS-233C


Magazine Turn : Digunakan untuk mengaktifkan pergantian tool yang di panggil dalam program, dan dapat pula digunakan untuk memilih tool yang akan di panggil secara manual menggunakan mode MDI


Arm Origin : Digunakan untuk membantu mengembalikan posisi arm yang terganggu akibat kesalahan (listirk padam dan pergantian tool belum terselesaikan).

Bed Coolant : Digunakan untuk mengaktifkan bad coolnt motor


Auto Return : Digunakan untuk mengembalkikan posisi sumbu ke posisi 0 mesin secara otomatis


Open & Close : Untuk mengaktifkan operasi manual penggunaan pintu
Release : Jika tombol Release aktif maka pintu di izinkan untuk dibuka pada saat spindle berputar. Namun jika tombol off maka sebaliknya.


Forward : Untuk memutar Spindle searah jarum jam secara manual
Stop : Untuk menghentikan putaran spindle pada manual mode
Reverse : Untuk memutar spindle berlawanan arah jarum jam secara manual


Digunakan untuk menggerakan posisi sumbu X, Y, Z pada saat mesin dalam mode handle
X1 : 0,001 mm / strip
X10 : 0,01 mm / strip
X100 : 0,1 mm / strip
  

PENGOPRASIAN STANDAR MESIN
1. Cara Menghidupkan Mesin
A. Putar saklar utama



B. Release Emergency Stop



C. Tekan Tombol Power ON


2. Cara Mematikan Mesin
A. Posisikan sumbu mersin pada posisi zero return


B. Tekan Tombol Emergency Stop
C. Tekan tombol OFF


D. Putar sklar utama pada posisi OFF

E. Posisikan MCB pada posisi OFF

3. Cara Mengembalikan Posisi Sumbu ke titik 0 mesin (Zero Point Return)
METODE 1
A. Posisikan Switch mode pada posisi handle


B. Tekan tombol auto return
METODE 2
A. Posisikan Switch mode pada posisi ZRN


B. Posisikan switch  axis select pada posisi Z


C. Tekan tombol axis+


D. Lakukan hal yang sama untuk sumbu/axis X dan Y

METODE 3
A. Posisikan Switch mode pada posisi MDI

B. Masukan perintah / program manual dengan menginput:
   G91 G28 Z0 ;
   G91 G28 X0 ;
   G91 G28 Y0 ;

C. Tekan tombol Insert pada panel

D. Tekan tombol Cycle Star untuk memulai zero point return



4. Menggerakan Axis/Sumbu ke arah +X, +Y, +Z atau -X, -Y, -Z
METODE 1
A. Posisikan Switch mode pada posisi handle


B. Gunakan handle untuk menggerakan sumbu

C. Posisikan axis select yang ada pada handle ke posisi X/Y/Z
D. Posisikan Rapid yang akan di pakai untuk menggerakan axis / sumbu
                        X1   = 0,001 mm / strip
                        X10  = 0,01 mm / strip
                        X100 = 0,1 mm / strip
E. Putar Sumbu/axis kearah negatif (-) atau kerah positif (+)

METODE 2
A. Posisikan Switch mode pada posisi JOG



B. Posisikan axis select yang ada pada panel ke posisi X/Y/Z




C. Pilih kecepatan pergerakan yang akan dipakai dengan memutar switch �Feedrate Override� sesuai yang di butuhkan.


D. Tekan dan tahan tombol Axis+ / Axis- untuk menggerakan sumbu/axis




METODE 3
A. Posisikan Switch mode pada posisi RPD


B. Posisikan axis select yang ada pada panel ke posisi X/Y/Z



C. Pilih kecepatan pergerakan yang akan dipakai dengan memutar switch �Rapid Override� sesuai yang di butuhkan.

D. Tekan dan tahan tombol Axis+ / Axis- untuk menggerakan sumbu/axis



5. Memutar Spindle Mesin
METODE 1
A). Posisikan switch mode pada posisi Handle/JOG/RPD/ZRN (Manual Mode)


B). Tekan tombol Forward untuk putaran searah jarum jam dan tekan tombol Reverse untuk putaran berlawanan arah jarum jam.




C). Kecepatan atau RPM spindle mengikuti RPM terakhir yang dipakai mesin, namun dapatdiatur kembali kecepatannya dengan memutar �Spindle Regulation�.


D). Tekan tombol stop pada panel untuk menghentikan putaran

METODE 2
A). Posisikan switch mode pada posisi MDI


B). Masukan perintah / program manual dengan menginput S1500 M03 untuk putaran searah jarum jam dan S1500 M04 untuk putaran berlawanan arah jarum jam.

C). Tekan tombol Insert pada panel


D). Tekan tombol cycle start /On untuk memulai memutar spindle



E). Tekan tombol Stop atau Reset untuk menghentikan putaran spindle

6. Memanggil Tool
A). Lihat posisi tool yang sedang di pakai


B). Posisikan switch mode pada posisi MDI

C). Masukan perintah / program manual dengan memasukan T2 M6 untuk memanggil tool no 2



D). Tekan tombol Insert pada panel


E). Tekan tombol Cycle Start / On untuk memulai mengganti tool



MOHON MAAF ARTIKEL BELUM SELESAI DAN AKAN KAMI UPDATE AS SOON AS POSSIBLE